Kamis, 26 Februari 2015

Kunjungan Waaspers Kasad ke Rindam IX/Udayana















Selasa (24/2) 2015, Waaspers Kasad Brigjen TNI Kurnia Dewantara berkunjung ke Rindam IX/Udayana untuk melihat proses seleksi Kursus Bahasa Inggris Tersebar TA. 2015 sekaligus mengecek sarana prasarana yang ada di Lembaga Pendidikan Rindam IX/Udayana.

TONGKAT KOMANDO DANREM 162/WB AKHIRNYA DISERAH TERIMAKAN KEPADA PUTRA DAERAH NTB

Ditulis Oleh Penrem162 on Kamis, 26 Februari 2015 | 13.53

Kurang lebih satu tahun Kolonel Arh Kuat Budiman, S.I.P. memegang jabatan sebagai Danrem 162/WB, pada hari Kamis 26 Pebruari 2015 bertempat di lapangan Makorem 162/WB tongkat Komando Danrem 162/WB diserah terimakan kepada Kolonel Czi Lalu Rudy Irham Srigede, S.T., M.Si.,. Bertindak selaku Inspektur Upacara Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Torry Djohar Banguntoro, hadir dalam acara tersebut Wakil Gubernur NTB, FKPD, Ketua DPRD Prov. NTB, Kapolda NTB, Para Pejabat Jajaran Kodam IX/Udayana, Letjen TNI (Purn) Suyono dan sesepuh TNI/Polri, serta Toga maupun Tomas lainnya. 
Upacara Sertijab yang diikuti juga oleh Sat Pol PP, Menwa dan Pramuka berlangsung khidman dan lancar. Setelah acara Sertijab dinlanjutkan dengan acara ritual adat Sembeq Buraq, yang merupakan upacara tradisi warga Sasak dalam menerima warga baru. Danrem 162/WB Kolonel Czi Lalu Rudy Irham Srigede, S.T. M.Si.,  merupakan Putra Daerah NTB yang pertama kali menjabat sebagai Danrem 162/WB. Setelah prosesi adat Sembeq Buraq, dilanjutkan dengan atraksi demonstrasi Yoongmodo, Barongsai dan Perisaian. Berbagai acara yang digelar dilapangan selesai Pangdam IX/Udayana beserta seluruh tamu undangan menuju Aula Sudirman untuk melaksanakan acara pisah sambut Danrem 162/WB.  
Dalam kesempatan tersebut,  Danrem 162/WB maupun Kolonel Arh Kuat Budiman, S.IP. menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu sehingga acara Sertijab tersebut dapat berjalan dengan lancar. Seluruh rangkaian acara Sertijab ditutup dengan acara tradisi pelepasan Kolonel Arh Kuat Budiman, S.IP.,   kedepan diharapkan seluruh masyarakat NTB dapat bekerjasama dengan Korem 162/WB dalam upaya membangun dan memajukan wilayah NTB menjadi lebih baik dan sejahtera.

GLADI RESIK SERTIJAB DANREM 162 WIRA BHAKTI 24 Februari 2015

Ditulis Oleh Penrem162 on Selasa, 24 Februari 2015 | 13.57

Menjelang pelaksanaan serah terima jabatan Komandan Korem 162/WB  dari Kolonel Arh Kuat Budiman S.I.P kepada Kolonel Czi Lalu Rudy Irham Srigede S.T., M.Si. beragam acara tengah dipersiapkan, pada hari selasa 24 Febuari 2015 pukul 08.30  Wita bertempat di lapangan apel Makorem 162/WB dilaksanakan kegiatan gladi resik sertijab  Danrem 162/WB. Pengganti Danrem 162/WB yaitu  Kolonel Czi Lalu Rudy Irham Srigede S.T., M.Si. lulusan Akmil Th.1988 B ini,  bukanlah orang baru bagi masyarakat  Mataram  maupun NTB, karena beliau  merupakan putra daerah NTB yaitu putra dari mantan Wagub Lalu Srigede. 
Dalam kegiatan gladi upacara yang diawasi langsung oleh Danrem 162/WB Kolonel Arh Kuat Budiman, S.IP., selain anggota  Makorem dan jajarannya yang ikut dalam kegiatan gladi,  pasukan dari TNI AU, TNI AL, Kepolisian, Satpol PP, Menwa dan Pramuka juga turut dalam pelaksanaan gladi upacara tersebut. Untuk upacara Sertijab sendiri  rencananya akan dilasanakan pada hari Kamis 26 Pebuari Pkl. 08.30 Wita yang bertempat di lapangan apel Makorem 162/WB, dan dalam kegiatan upacara Sertijab nantinya, bertidak selaku Inspektur Upacara yaitu Pangdam IX/Udayana Mayor Jendral TNI Torry Djohar Banguntoro. Selain pelaksanaan kegiatan upacara Sertijab,  nantinya juga akan digelar beberapa Alutsista TNI AD yang didatangkan langsung dari Kodam IX/Udayana seperti Ran tempur jenis Anoa maupun senjata tempur lainnya.

DANREM 162 WB JANGAN ADA CELAH ANTARA PRAJURIT DENGAN KOMANDAN

Ditulis Oleh Penrem 162 on Rabu, 18 Februari 2015 | 15.30


Dalam  sebuah siklus kehidupan ada sebab tentu ada akibatnya, siapa yang tanam kebaikan disitu akan menuai kebaikan,  begitu sebaliknya.  Berbagi dalam kebersamaan, menjalin hubungan yang positif adalah sebuah harapan, oleh karena itu dalam menjalin sebuah hubungan kita harus bisa memahami, mau mendengar, mau berbagi dan mau untuk peduli. Karena dengan seperti itu kita akan bisa memaknai sebuah  arti kebersamaan yang sebenarnya.
Kompi Senapan C Yonif  742/SWY yang berada di asrama Gebang Mataram menerapkan sebuah  kehidupan prajurit untuk bisa memahami, mendengar maupun berbagi dengan menerapkan dalam sebuah tradisi satuan. Setelah  prajurit selesai melakukan   sebuah  rangkaian  kegiatan  tradisi masuk satuan yang diselengarakan  Kompi C Yonif 742/SWY,  seluruh anggota melaksanakan santap siang bersama.
Tradisi ini diselenggarakan  selain untuk memberikan penghargaan dan penghormatan   terhadap setiap anggota juga bertujuan agar mereka merasa dihormati dan merasa menjadi bagian dari keluarga besar satuan. Komandan Korem 162/WB Kolonel Arh Kuat Budiman, S.I.P yang hadir dalam acara tersebut ikut menikmati santap   siang bersama dengan para prajurit bujangan Kompi. Danrem 162/WB  selain untuk merasakan menu prajurit bujangan, juga berharap kepada Komandan Kompi, Danton dan para seniornya agar kegiatan ini terus ditumbuh kembangkan dan  tertanam dalam jati diri prajurit. Sebagai Komandan dan atasan dengan kegiatan menyatu dengan prajurit seperti ini, pimpinan  akan lebih dekat dan mengerti apa yang menjadi permasalahan dan yang dirasakan prajurit, sehingga setelah terbangun kedekatan dengan anggota, tetkala ada permasalahan yang tidak bisa dipecahkan , mereka tidak akan segan dan takut untuk menyampaikan permasalahan yang dihadapi kepada atasan maupun Komandannya, untuk itu beliau meminta agar kegiatan kebersamaan ini selalu dibangun dalam kehidupan prajurit , tetkala niat kita adalah sesuatu baik maka hasil akhirnya pun akan baik.
Terbukti Yonif 742/SWY dengan Kompi-Kompinya yang  terpisah dengan Mayonnya, dengan kegiatan yang diselenggarakan telah turun temurun dengan  tanpa melihat siapa dan apa jabatannya , tradisi dari tahun ke tahun ini    telah mampu menumbuhkan jiwa korsa serta membangun kebersamaan  dan jati diri prajurit yang bernilai positif bagi anggota Batalyon Infanteri 742/SWY.

Rabu, 14 Januari 2015

KOREM 162 WIRA BHAKTI BANTU PETANI PRAJURIT TURUN KE SAWAH

Dalam rangka mendukung program pemerintah dalam swasembada pangan, pada hari minggu tanggal 11 Januari 2015 Dandim 1615/Lotim beserta jajarannya turun ke sawah. Ketika orang melihat para prajurit yang menggunakan seragam loreng melaksanakan kegiatan latihan mungkin itu sudah biasa, namun kali ini para prajurit yang menggunakan seraga loreng turun kesawah membantu para petani menana padi. Kegiatan yang dilaksanakan di Kec. Labuhan Haji tersebut, dikomandoi langsung oleh Dandim 1615/Lotim Letkol Arm Rama Hindarto Budhiyanto, S.SOS. Kegiatan tanam padi yang dilaksanakan oleh para prajurit tersebut merupakan salah satu amanah dari panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Darat dalam rangka mendukung program pemerintah menuju swasembada beras tahun 2016 mendatang dan sekaligus untuk menjaga kedaulatan pangan, sehingga kedepan tidak ada lagi impor beras seperti apa yang disampaikan oleh Presiden dan Wakil Presiden RI. 
Dalam kegiatan tanam padi tersebut, selain prajurit TNI AD yang ada di jajaran Korem 162/WB, juga melibatkan Dinas Pertanian dan petani yang ada di wilayah jajaran Korem 162/WB, kedepan diharapkan tidak hanya TNI, Dinas Pertanian dan para petani yang melaksankan kegiatan ini, namun juga seluruh elemen masyarakat supaya turut ambil bagian dalam meningkatkan swasembada pangan di Indonesia. TNI AD melalui Babinsa yang berada diwilayah tugas masing-masing akan terus memantapkan dan membantu masyarakat dalam aktivitas budidaya tanaman pertanian tersebut, segala bentuk kegiatan yang dilakukan oleh TNI AD tersebut merupakan salah satu bagian dari serbuan teritorial dan merupakan kemanunggalan TNI-Rakyat, karena TNI AD kuat bersama masyarakat.     

DUKUNG SWASEMBADA PANGAN, DANREM 162/WB MELIHAT INOVASI BARU DALAM BIDANG PERTANIAN

Dalam upaya turut mensukseskan swasembada pangan, TNI AD khususnya jajaran Korem 162/WB mulai turun kesawah dan membantu masyarakat khususnya petani untuk bersama-sama menggarap sawah. Keseriusan TNI AD dalam membantu program swasembada pangan ini, dibuktikan oleh Danrem 162/WB yang pada hari sabtu tanggal 10 Januari 2015 kemarin, berkunjung ke Daerah Pujut dan daerah Sikur untuk  melihat dan mencari tahu inovasi baru mengenai cara bertani dan berternak kambing sehingga akan memperoleh hasil yang lebih baik. Dalam kunjungannya pada hari itu, Danrem 162/WB beserta rombongan di temani oleh Bapak Kusmanto dari PT. Sedana Arifnusa di berikan mengetahuan mengenai pertanian dan salah satunya yaitu mengenai inovasi baru dibidang pertanian. 
Pada kesempatan tersebut Danrem 162/WB yang didampingi oleh Kasiter Korem 162/WB dan para Pasi Korem 162/WB, Kapenrem 162/WB serta Danramil dan Babinsa yang ada di Lombok Tengah dan Lombok Timur, mendapat banyak informasi salah satunya  penggunaan buah Nimba sebagai pengganti Pestisida. Untuk pengolahan biji Nimba sebagai pengganti Pestisida memang tidak terlalu sulit, namun manfaat yang diperoleh sangat banyak selain lebih menghemat biaya, karena harganya lebih murah dan ramah lingkungan, cara bembuatanyapun cukup sederhana dan  tidak sulit,  dengan mengoleh 2 kg biji dari tanaman Nimba yang dijemur sampai kering kemudian digiling menjadi serbuk dan dicampurkan dengan ke 5 liter Air mendidih selanjutnya di saring, hasil saringan ini lalu ditambah dengan detergen. Hasil campuran inilah yang dapat digunakan sebagai pengganti pestisida yang ramah lingkungan, yang bisa disemprotkan untuk membasmi hama pada 1 hektar lahan, demikian yang dikatakan oleh Bapak Kusmanto. Selain daripada Nimba para Danramil dan Babinsa juga dikenalkan dengan tehknologi Tabela (Tanam Benih Langsung), alat  ini sangat efisien waktu bagi para petani, karena para petani tidak perlu berlama-lama menghabiskan waktunya untuk menanam benih padi, dengan alat ini para petani dapat lebih mempersingkat waktu mereka untuk menanam benih, sehingga sisa waktu yang dimiliki dapat digunakan untuk mengerjakan pekerjaan yang lainnya. Dengan adanya inovasi baru dibidang pertanian ini diharapkan para Danramil dan Babinsa dapat benar-benar memperlajarai dan mengerti bagaimana cara pengolahan dan pembuatan pestisida dari pohon Nimba dan alat Tabela tersebut, sehingga nantinya diharapkan para Danramil dan Babinsa ini dapat membagikan ilmu yang di peroleh kepada masyarakat khususnya petani yang ada di desa binaannya, sehingga kegiatan pertanian yang ada di wilayah NTB khususnya Lombok dapat lebih maju.   

KOREM 162 WB DAN PARA BAKORLUH BERSINERGI DALAM MENSUKSESKAN SWASEMBADA PANGAN

Pada hari Selasa 13 Januari 2015, bertempat di lapangan Makorem 162/WB acara apel bersama Danramil, Babinsa dan para Bakorluh sepulau Lombok dilaksanakan. Dalam kegiatan apel tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur NTB, Danrem 162/WB, Kasrem 162/WB, Dandim sepulau Lombok, Para Kasi Korem 162/WB, Dan/ka/Pa Satdisjan Korem 162/WB, Kadis Pertanian, Kadis perikanan, Kadis Kehutan, Kadis peternakan, Kadis PU,Kadis Perindag dan Kepala BPTP. 
Kegiatan apel ini bertujuan untuk mensinergikan dengan instansi terkait dalam hal ini TNI AD dengan PPL Bakorluh yang ada di pulau Lombok dan NTB dalam mendukung dan menyukseskan program Pemerintah dalam upaya meningkatkan swasembada ketahanan pangan. Kita ketahui bersama bahwa wilayah NTB sebagaian besar penduduknya berprofesi sebagai petani,  karena masih kurangnya sinergitas dengan instansi terkait menyebabkan petani  mengalami kesulitan dalam mendapatkan seperti masalah bibit, pupuk, dan pengolahan pasca panen yang mencakup masalah pengeringan,  pendinginan, pembersihan, penyortiran, penyimpanan, dan pengemasan dan  harga pasar yang perlu mendapat perhatian.Disamping itu para petani kita yang masih menggunakan  teknologi pertanian dengan  cara konfensional dalam mengolah lahan pertanian. Untuk itu kegiatan apel ini diselenggarakan agar terjalinnya sinergitas antara TNI-AD /Korem 162/WB dengan para Bakorluh, dan pelaku lapangan dalam hal ini para Babinsa yang nantinya akan membantu para Bakorluh sesuai yang diamanatkan amanat dalam Undang-Undang RI Nomor 34 Tahun 2004 yang tertuang dalam salah satu tugas Angkatan Darat, yaitu tugas memberdayakan wilayah pertahanan yang dilakukan melalui kegiatan Pembinaan Teritorial. Selanjutnya dalam implementasi di lapangan, Korem 162/WB akan memberdayakan satuan-satuan kewilayahan melalui para Babinsa dan Danramil guna memudahkan terjalinnya koordinasi,  komunikasi antara Pemerintah Daerah guna meningkatkan ketahanan pangan di wilayah, sehingga tingkat kesejahteraan masyarakat meningkat dan pada akhirnya dapat terwujud. Semua itu merupakan tugas dan tanggung jawab kita bersama, kelemahan di salah satu aspek, akan berpengaruh pada aspek lainnya dan pada gilirannya akan berpengaruh pada  tingkat Ketahanan Pangan Nasional secara keseluruhan.
Untuk itu TNI akan selalu ikut andil dalam usaha untuk membantu mensejahterakan rakayat.TNI yang jati dirinya dari rakyat akan berjuang bersama-sama rakyat, karena TNI kuat bersama rakyat, bersama TNI rakyat akan sejahtera, TNI bersama rakyat NKRI kuat.  Seperti apa yang disampaiakan Danrem 162/WB Kolonel Arh Kuat Budiman, S.IP., dalam sambutannya. Setelah kegiatan apel Danramil, Babinsa dan Bakorluh selesai, acara kemudian dilanjutkan dengan kegiatan rapat yang dipimpin oleh Danrem dan Prof. Ir. HM. Sarjan, PHd dan Para Kepala Dinas terkait untuk, mencari solusi langkah kedepan terkait untuk mensukseskan swasembada pangan yang menjadi program pemerintah khususnya di wilayah NTB.