Dalam rangka mendukung program pemerintah dalam swasembada pangan, pada
hari minggu tanggal 11 Januari 2015 Dandim 1615/Lotim beserta jajarannya
turun ke sawah. Ketika orang melihat para prajurit yang menggunakan
seragam loreng melaksanakan kegiatan latihan mungkin itu sudah biasa,
namun kali ini para prajurit yang menggunakan seraga loreng turun
kesawah membantu para petani menana padi. Kegiatan yang dilaksanakan di
Kec. Labuhan Haji tersebut, dikomandoi langsung oleh Dandim 1615/Lotim
Letkol Arm Rama Hindarto Budhiyanto, S.SOS. Kegiatan tanam padi yang dilaksanakan oleh para
prajurit tersebut merupakan salah satu amanah dari panglima TNI dan
Kepala Staf Angkatan Darat dalam rangka mendukung program pemerintah
menuju swasembada beras tahun 2016 mendatang dan sekaligus untuk menjaga
kedaulatan pangan, sehingga kedepan tidak ada lagi impor beras seperti
apa yang disampaikan oleh Presiden dan Wakil Presiden RI.
Dalam kegiatan tanam padi tersebut, selain prajurit TNI AD yang ada di
jajaran Korem 162/WB, juga melibatkan Dinas Pertanian dan petani yang
ada di wilayah jajaran Korem 162/WB, kedepan diharapkan tidak hanya TNI,
Dinas Pertanian dan para petani yang melaksankan kegiatan ini, namun
juga seluruh elemen masyarakat supaya turut ambil bagian dalam
meningkatkan swasembada pangan di Indonesia. TNI AD melalui Babinsa yang
berada diwilayah tugas masing-masing akan terus memantapkan dan
membantu masyarakat dalam aktivitas budidaya tanaman pertanian tersebut,
segala bentuk kegiatan yang dilakukan oleh TNI AD tersebut merupakan
salah satu bagian dari serbuan teritorial dan merupakan kemanunggalan
TNI-Rakyat, karena TNI AD kuat bersama masyarakat.
Rabu, 14 Januari 2015
DUKUNG SWASEMBADA PANGAN, DANREM 162/WB MELIHAT INOVASI BARU DALAM BIDANG PERTANIAN
Dalam upaya turut mensukseskan swasembada pangan, TNI AD khususnya
jajaran Korem 162/WB mulai turun kesawah dan membantu masyarakat
khususnya petani untuk bersama-sama menggarap sawah. Keseriusan TNI AD
dalam membantu program swasembada pangan ini, dibuktikan oleh Danrem
162/WB yang pada hari sabtu tanggal 10 Januari 2015 kemarin, berkunjung
ke Daerah Pujut dan daerah Sikur untuk melihat dan mencari tahu inovasi
baru mengenai cara bertani dan berternak kambing sehingga akan
memperoleh hasil yang lebih baik. Dalam kunjungannya pada hari itu,
Danrem 162/WB beserta rombongan di temani oleh Bapak Kusmanto dari PT.
Sedana Arifnusa di berikan mengetahuan mengenai pertanian dan salah
satunya yaitu mengenai inovasi baru dibidang pertanian.
Pada kesempatan tersebut Danrem 162/WB yang didampingi oleh Kasiter
Korem 162/WB dan para Pasi Korem 162/WB, Kapenrem 162/WB serta Danramil
dan Babinsa yang ada di Lombok Tengah dan Lombok Timur, mendapat banyak
informasi salah satunya penggunaan buah Nimba sebagai pengganti
Pestisida. Untuk pengolahan biji Nimba sebagai pengganti Pestisida
memang tidak terlalu sulit, namun manfaat yang diperoleh sangat banyak
selain lebih menghemat biaya, karena harganya lebih murah dan ramah
lingkungan, cara bembuatanyapun cukup sederhana dan tidak sulit,
dengan mengoleh 2 kg biji dari tanaman Nimba yang dijemur sampai kering
kemudian digiling menjadi serbuk dan dicampurkan dengan ke 5 liter Air
mendidih selanjutnya di saring, hasil saringan ini lalu ditambah dengan
detergen. Hasil campuran inilah yang dapat digunakan sebagai pengganti
pestisida yang ramah lingkungan, yang bisa disemprotkan untuk membasmi
hama pada 1 hektar lahan, demikian yang dikatakan oleh Bapak Kusmanto.
Selain daripada Nimba para Danramil dan Babinsa juga dikenalkan dengan
tehknologi Tabela (Tanam Benih Langsung), alat ini sangat efisien waktu
bagi para petani, karena para petani tidak perlu berlama-lama
menghabiskan waktunya untuk menanam benih padi, dengan alat ini para
petani dapat lebih mempersingkat waktu mereka untuk menanam benih,
sehingga sisa waktu yang dimiliki dapat digunakan untuk mengerjakan
pekerjaan yang lainnya. Dengan adanya inovasi baru dibidang pertanian
ini diharapkan para Danramil dan Babinsa dapat benar-benar memperlajarai
dan mengerti bagaimana cara pengolahan dan pembuatan pestisida dari
pohon Nimba dan alat Tabela tersebut, sehingga nantinya diharapkan para
Danramil dan Babinsa ini dapat membagikan ilmu yang di peroleh kepada
masyarakat khususnya petani yang ada di desa binaannya, sehingga
kegiatan pertanian yang ada di wilayah NTB khususnya Lombok dapat lebih
maju.
KOREM 162 WB DAN PARA BAKORLUH BERSINERGI DALAM MENSUKSESKAN SWASEMBADA PANGAN
Pada hari Selasa 13 Januari 2015, bertempat di lapangan Makorem 162/WB
acara apel bersama Danramil, Babinsa dan para Bakorluh sepulau Lombok
dilaksanakan. Dalam kegiatan apel tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur
NTB, Danrem 162/WB, Kasrem 162/WB, Dandim sepulau Lombok, Para Kasi
Korem 162/WB, Dan/ka/Pa Satdisjan Korem 162/WB, Kadis Pertanian, Kadis
perikanan, Kadis Kehutan, Kadis peternakan, Kadis PU,Kadis Perindag dan
Kepala BPTP.
Kegiatan apel ini bertujuan untuk mensinergikan dengan instansi terkait
dalam hal ini TNI AD dengan PPL Bakorluh yang ada di pulau Lombok dan
NTB dalam mendukung dan menyukseskan program Pemerintah dalam upaya
meningkatkan swasembada ketahanan pangan. Kita ketahui bersama bahwa
wilayah NTB sebagaian besar penduduknya berprofesi sebagai petani,
karena masih kurangnya sinergitas dengan instansi terkait menyebabkan
petani mengalami kesulitan dalam mendapatkan seperti masalah bibit,
pupuk, dan pengolahan pasca panen yang mencakup masalah pengeringan,
pendinginan, pembersihan, penyortiran, penyimpanan, dan pengemasan dan
harga pasar yang perlu mendapat perhatian.Disamping itu para petani kita
yang masih menggunakan teknologi pertanian dengan cara konfensional
dalam mengolah lahan pertanian. Untuk itu kegiatan apel ini
diselenggarakan agar terjalinnya sinergitas antara TNI-AD /Korem 162/WB
dengan para Bakorluh, dan pelaku lapangan dalam hal ini para Babinsa
yang nantinya akan membantu para Bakorluh sesuai yang diamanatkan amanat
dalam Undang-Undang RI Nomor 34 Tahun 2004 yang tertuang dalam salah
satu tugas Angkatan Darat, yaitu tugas memberdayakan wilayah pertahanan
yang dilakukan melalui kegiatan Pembinaan Teritorial. Selanjutnya dalam
implementasi di lapangan, Korem 162/WB akan memberdayakan satuan-satuan
kewilayahan melalui para Babinsa dan Danramil guna memudahkan
terjalinnya koordinasi, komunikasi antara Pemerintah Daerah guna
meningkatkan ketahanan pangan di wilayah, sehingga tingkat kesejahteraan
masyarakat meningkat dan pada akhirnya dapat terwujud. Semua itu
merupakan tugas dan tanggung jawab kita bersama, kelemahan di salah satu
aspek, akan berpengaruh pada aspek lainnya dan pada gilirannya akan
berpengaruh pada tingkat Ketahanan Pangan Nasional secara keseluruhan.
Untuk itu TNI akan selalu ikut andil dalam usaha untuk membantu
mensejahterakan rakayat.TNI yang jati dirinya dari rakyat akan berjuang
bersama-sama rakyat, karena TNI kuat bersama rakyat, bersama TNI rakyat
akan sejahtera, TNI bersama rakyat NKRI kuat. Seperti apa yang
disampaiakan Danrem 162/WB Kolonel Arh Kuat Budiman, S.IP., dalam
sambutannya. Setelah kegiatan apel Danramil, Babinsa dan Bakorluh
selesai, acara kemudian dilanjutkan dengan kegiatan rapat yang dipimpin
oleh Danrem dan Prof. Ir. HM. Sarjan, PHd dan Para Kepala Dinas terkait
untuk, mencari solusi langkah kedepan terkait untuk mensukseskan
swasembada pangan yang menjadi program pemerintah khususnya di wilayah
NTB.
TONGKAT KOMANDO YONIF 742 SWY DISERAH TERIMAKAN
Rabu 14 Januari 2015 | 09.28
Pada hari rabu 14 Januari 2015 bertempat di Aula Sudirman Makorem
162/WB, dilaksanakan upacara serah terima jabatan Danyonif 742/SWY dari
Letkol Inf Fransiscus Ari Susetio kepada Letkol Inf Darmawan Setiady.
Dalam upacara Sertijab tersebut diikuti oleh Kasrem 162/WB, Dandim se
Pulau Lombok, Dan/Ka/Pa Satdisjan Korem 162/WB, para Perwira, Bintara,
Tamtama dan PNS serta Ketua Persit KCK Koorcab Rem 162 beserta pengurus,
bertindak selaku inspektur upacara yaitu Danrem 162/WB.
Dalam kesempatan tersebut Danrem 162/WB menyampaikan ucapan terimakasih
kepada Letkol Inf Fransiscus Ari Susetio beserta keluarga atas
dedikasinya dalam mengemban tugas dan pengabdian, selama menjabat
sebagai Danyonif 742/SWY dan sebagai Ketua Persit KCK Cabang 55 Yonif
742/SWY. Selain itu Danrem menyampaikan ucapan selamat datang di Korem
162/WB kepada Letkol Inf Darmawan Setiady beserta keluarga dan selamat
menjalankan tugas sebagai Danyonif 742/SWY dan sebagai Ketua Persit KCK
Cabang 55 Yonif 742/SWY.
Pesan dari Danrem 162/WB kepada Danyon yang baru agar melanjutkan apa
yang sudah dirintis oleh pejabat yang lama, berkaitan dengan pembinaan
satuan dan pembinaan kewilayahan di NTB serta selalu menjalin
koordinasi dan kerja sama yang baik dengan seluruh komponen masyarakat
lainnya untuk mendapatkan solusi dalam rangka ikut memelihara stabilitas
keamanan sehingga tercipta situasi wilayah yang kondusif di wilayah
NTB.
Selain itu Danrem 162/WB juga mengingatkan kepada seluruh perwira yang
memangku jabatan di jajaran Korem 162/WB, agar selalu ingat bahwa
jabatan yang disandangnya saat ini bukanlah hadiah, tetapi merupakan
amanah dari Tuhan Yang Maha Kuasa, sekaligus kehormatan dan kepercayaan
yang diberikan oleh Pimpinan TNI Angkatan Darat, yang kelak akan
dimintai pertanggung jawabannya, tentang apa yang telah diperbuat dan
yang tidak diperbuat berkaitan dengan jabatan tersebut. Amanah yang
dapatkan ini hendaknya diterima dengan rasa syukur, disertai tekad untuk
senantiasa melaksanakan tugas dan tanggung jawab jabatan dengan
semaksimal mungkin, dengan bekal pengetahuan dan pengalaman jabatan yang
didapat sebelumnya, maka diharapkan para perwira khususnya Danyonif
742/SWY yang baru akan semakin mantap dan mampu mengemban tugas tersebut
dengan baik demi kemajuan bangsa dan negara.
Kamis, 04 Desember 2014
UPACARA PENERIMAAN DAN PELEPASAN SATGAS PAMTAS RI-RDTL YONIF 744/SYB
Editor Pendam IX/Udayana
28 Nopember 2014
Danrem 161/WS Brigjen TNI Achmad Yuliarto S.Sos. S. M.Ap. menerima dan melepas pemberangkatan prajurit Yonif 744/SYB ke jajaran pos perbatasan masing-masing pada hari Rabu tanggal 26 Nopember 2014 tepat pukul 15.00 Wita bertempat di lapangan hijau kompi Senapan C, yang akan menggantikan pasukan dari Yonif 742/SWY dalam rangka melaksanakan tugas pengamanan perbatasan RI-RDTL yang terletak di Kab. TTU, Kab. Malaka dan Kab. Kupang.
Pada kesempatan itu pula Danrem 161/WS Brigjen TNI Achmad Yuliarto S.Sos. S. M.Ap. Selaku Dankolak Ops menyampaikan hal-hal yang harus dihindari oleh Prajurit untuk tidak melakukan pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga dan kesatuan. Diharapkan dengan adanya pelaksanaan pengamanan ini mampu menciptakan hal-hal yang positif, membantu masyarakat yang berada dipedalaman, menjaga patok batas negara dan menjaga hubungan baik dengan pasukan pengamanan dari Negara RDTL.
28 Nopember 2014
Danrem 161/WS Brigjen TNI Achmad Yuliarto S.Sos. S. M.Ap. menerima dan melepas pemberangkatan prajurit Yonif 744/SYB ke jajaran pos perbatasan masing-masing pada hari Rabu tanggal 26 Nopember 2014 tepat pukul 15.00 Wita bertempat di lapangan hijau kompi Senapan C, yang akan menggantikan pasukan dari Yonif 742/SWY dalam rangka melaksanakan tugas pengamanan perbatasan RI-RDTL yang terletak di Kab. TTU, Kab. Malaka dan Kab. Kupang.
Pada kesempatan itu pula Danrem 161/WS Brigjen TNI Achmad Yuliarto S.Sos. S. M.Ap. Selaku Dankolak Ops menyampaikan hal-hal yang harus dihindari oleh Prajurit untuk tidak melakukan pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga dan kesatuan. Diharapkan dengan adanya pelaksanaan pengamanan ini mampu menciptakan hal-hal yang positif, membantu masyarakat yang berada dipedalaman, menjaga patok batas negara dan menjaga hubungan baik dengan pasukan pengamanan dari Negara RDTL.
PENERIMAAN DAN PELEPASAN SATGAS PAMTAS RI-RDTL YONIF 744 SYB
Editor Pendam IX/Udayana
Tanggal 2 Desember 2014
Wilayah perbatasan RI-RDTL menjadi tanggung jawab satuan yang terlibat secara langsung sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-RDTL yang terletak di daerah perbatasan Kabupaten Kupang dan TTU dengan Distrik Oecussi (Timor Leste) sepanjang 119.7 km serta Kabupaten Belu dengan Timor Leste sepanjang 149,1 km. Berbeda dengan tahun sebelumnya, Satgas Pamtas RI-RDTL oleh 1 (satu) Batalyon dengan perkuatannya, maka tahun ini Pengamanan Perbatasan RI-RDTL dilaksanakan oleh 2 (Dua) batalyon, yaitu Yonif 744/SYB di sektor barat dan Yonif 514/Raider Kostrad di sektor timur.
Berkaitan dengan hal tersebut, Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Achmad Yuliarto selaku Dankolakops Satgas Pamtas RI–RDTL pada Rabu (26/11) bertindak selaku Inspektur Upacara penerimaan dan pelepasan Satuan Tugas Pengamanan RI-RDTL Yonif 744/SYB di lapangan Kompi C Yonif 744/SYB Tobir, Kefamenanu. Sedangkan bertindak sebagai Komandan Upacara adalah Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif 744/SYB Letkol Inf Yudhi Gumilar.
Setelah diterima secara resmi, Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Achmad Yuliarto selaku Dankolakops Satgas Pamtas RI – RDTL kemudian memberikan pengarahan kepada seluruh anggota Satgas.
“Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 744/SYB dan perkuataannya harus melaksanakan tugas dengan sebaik mungkin, pelajari tugas, kuasai peraturan yang ada, segera beradaptasi dengan lingkungan masyarakatnya baik mengenal adat istiadat dan budaya serta senantiasa menjunjung tinggi kearifan lokal yang ada. Menjalin komunikasi yang baik dengan segenap komponen masyarakat yang ada di perbatasan RI-RDTL serta senantiasa berkoordinasi dan bekerjasama dengan aparat keamanan dan dinas/instansi terkait baik di wilayah RI maupun RDTL, salah satunya dengan melaksanakan patroli gabungan,” tegas Danrem 161/Wira Sakti.
Lebih lanjut, agar Satgas Pamtas RI RDTL Yonif 744/SYB tidak melakukan kegiatan illegal di perbatasan atau kegiatan pelanggaran lainnya yang dapat merugikan masyarakat secara umum dan citra TNI, juga memanfaatkan waktu yang ada dengan kegiatan-kegiatan yang positif.
Dalam kegiatan tersebut, Danrem 161/Wira Sakti memberikan kesempatan kepada Kapolres TTU AKBP Robby Meidianus Samban untuk memberikan pengarahan kepada prajurit Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 744/SYB.
“Secara umum situasi keamanan dan ketertiban di Perbatasan RI-RDTL khususnya di wilayah Polres TTU dalam keadaan aman dan kondusif, meskipun demikian mari kita tingkatkan hubungan yang sudah harmonis antara Polres TTU dengan Satgas Pamtas RI-RDTL, dalam hal ini adalah Satgas Pamtas RI-RDTL yang baru yaitu Yonif 744/SYB,” jelas Kapolres TTU.
Satgas Pamtas RI RDTL Yonif 744/SYB akan menggantikan tugas Yonif 742/SWY sebagai Satgas Pamtas RI-RDTL yang telah melaksanakan tugas selama kurang lebih 9 bulan, disepanjang perbatasan darat RI-RDTL sektor barat di wilayah Kabupaten Kupang dan Kabupaten TTU. Sedangkan di sektor timur akan di isi Yonif 514/Raider Kostrad dari Kodam V Brawijaya.
Personil dari Yonif 744/SYB dengan perkuatannya, yang terdiri dari Tim Hubdam IX/Udayana, Tim Inteldam IX/Udayana, Tim Pomdam IX/Udayana, telah siap melaksanakan Tugas Pengamanan RI – RDTL, pada hari ini Kamis (27/11) Satgas Yonif 744/SYB akan mulai memasuki Pos-Pos yang berada di Sektor Barat.
Direncanakan, Pasukan Satgas Pamtas RI-RDTL yang akan bertugas di sektor timur, yaitu Yonif 514/Raider Kostrad, akan tiba di Lantamal VII Kupang pada hari Sabtu 29 November 2014 dengan menggunakan KRI Teluk Ratai, dilanjutkan dengan Upacara Penerimaan dan pelepasan memasuki Pos- Pos Perbatasan di sektor Timur, sedangkan Upacara pelepasan Yonif 742/SWY yang telah Purna Tugas Pengamanan Perbatasan RI – RDTL di rencanakan pada hari Rabu 3 Desember 2014 di Lantamal VII Kupang.
Tanggal 2 Desember 2014
Wilayah perbatasan RI-RDTL menjadi tanggung jawab satuan yang terlibat secara langsung sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-RDTL yang terletak di daerah perbatasan Kabupaten Kupang dan TTU dengan Distrik Oecussi (Timor Leste) sepanjang 119.7 km serta Kabupaten Belu dengan Timor Leste sepanjang 149,1 km. Berbeda dengan tahun sebelumnya, Satgas Pamtas RI-RDTL oleh 1 (satu) Batalyon dengan perkuatannya, maka tahun ini Pengamanan Perbatasan RI-RDTL dilaksanakan oleh 2 (Dua) batalyon, yaitu Yonif 744/SYB di sektor barat dan Yonif 514/Raider Kostrad di sektor timur.
Berkaitan dengan hal tersebut, Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Achmad Yuliarto selaku Dankolakops Satgas Pamtas RI–RDTL pada Rabu (26/11) bertindak selaku Inspektur Upacara penerimaan dan pelepasan Satuan Tugas Pengamanan RI-RDTL Yonif 744/SYB di lapangan Kompi C Yonif 744/SYB Tobir, Kefamenanu. Sedangkan bertindak sebagai Komandan Upacara adalah Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif 744/SYB Letkol Inf Yudhi Gumilar.
Setelah diterima secara resmi, Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Achmad Yuliarto selaku Dankolakops Satgas Pamtas RI – RDTL kemudian memberikan pengarahan kepada seluruh anggota Satgas.
“Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 744/SYB dan perkuataannya harus melaksanakan tugas dengan sebaik mungkin, pelajari tugas, kuasai peraturan yang ada, segera beradaptasi dengan lingkungan masyarakatnya baik mengenal adat istiadat dan budaya serta senantiasa menjunjung tinggi kearifan lokal yang ada. Menjalin komunikasi yang baik dengan segenap komponen masyarakat yang ada di perbatasan RI-RDTL serta senantiasa berkoordinasi dan bekerjasama dengan aparat keamanan dan dinas/instansi terkait baik di wilayah RI maupun RDTL, salah satunya dengan melaksanakan patroli gabungan,” tegas Danrem 161/Wira Sakti.
Lebih lanjut, agar Satgas Pamtas RI RDTL Yonif 744/SYB tidak melakukan kegiatan illegal di perbatasan atau kegiatan pelanggaran lainnya yang dapat merugikan masyarakat secara umum dan citra TNI, juga memanfaatkan waktu yang ada dengan kegiatan-kegiatan yang positif.
Dalam kegiatan tersebut, Danrem 161/Wira Sakti memberikan kesempatan kepada Kapolres TTU AKBP Robby Meidianus Samban untuk memberikan pengarahan kepada prajurit Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 744/SYB.
“Secara umum situasi keamanan dan ketertiban di Perbatasan RI-RDTL khususnya di wilayah Polres TTU dalam keadaan aman dan kondusif, meskipun demikian mari kita tingkatkan hubungan yang sudah harmonis antara Polres TTU dengan Satgas Pamtas RI-RDTL, dalam hal ini adalah Satgas Pamtas RI-RDTL yang baru yaitu Yonif 744/SYB,” jelas Kapolres TTU.
Satgas Pamtas RI RDTL Yonif 744/SYB akan menggantikan tugas Yonif 742/SWY sebagai Satgas Pamtas RI-RDTL yang telah melaksanakan tugas selama kurang lebih 9 bulan, disepanjang perbatasan darat RI-RDTL sektor barat di wilayah Kabupaten Kupang dan Kabupaten TTU. Sedangkan di sektor timur akan di isi Yonif 514/Raider Kostrad dari Kodam V Brawijaya.
Personil dari Yonif 744/SYB dengan perkuatannya, yang terdiri dari Tim Hubdam IX/Udayana, Tim Inteldam IX/Udayana, Tim Pomdam IX/Udayana, telah siap melaksanakan Tugas Pengamanan RI – RDTL, pada hari ini Kamis (27/11) Satgas Yonif 744/SYB akan mulai memasuki Pos-Pos yang berada di Sektor Barat.
Direncanakan, Pasukan Satgas Pamtas RI-RDTL yang akan bertugas di sektor timur, yaitu Yonif 514/Raider Kostrad, akan tiba di Lantamal VII Kupang pada hari Sabtu 29 November 2014 dengan menggunakan KRI Teluk Ratai, dilanjutkan dengan Upacara Penerimaan dan pelepasan memasuki Pos- Pos Perbatasan di sektor Timur, sedangkan Upacara pelepasan Yonif 742/SWY yang telah Purna Tugas Pengamanan Perbatasan RI – RDTL di rencanakan pada hari Rabu 3 Desember 2014 di Lantamal VII Kupang.
UPACARA PENERIMAAN SATGAS PAMTAS RI-RDTL YONIF LINUD 514/RAIDER KOSTRAD
EDITOR : PENDAM IX/UDAYANA
TANGGAL : 4 DESEMBER 2014
Satgas Pengamanan Perbatasan RI – RDTL Yonif 514/Raider Kostrad ini akan menggantikan Satgas Yonif 742/Satya Wira Yudha yang sebentar lagi menyelesaikan tugasnya. Untuk itu, saya berharap kepada seluruh prajurit yang tergabung dalam Satgas hendaknya melaksanakan tugas dengan maksimal, sehingga situasi dan kondisi keamanan di wilayah perbatasan RI – RDTL tetap terjaga.
Demikian Amanat Pangdam IX/Udayana yang di bacakan oleh Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Achmad Yuliarto bertindak selaku Inspektur Upacara Penerimaan Satgas Pamtas RI – RDTL Yonif 514/Raider Kostrad pada Sabtu ( 29/11) di Lapangan Lantamal VII Kupang. Adapun bertindak selaku komandan upacara dalam kegiatan tersebut adalah Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif 514/Raider Kostrad Mayor Inf Muhammad Nas.
Lebih lanjut,disampaikan bahwa sampai saat ini masih terdapat hal-hal menonjol diwilayah perbatasan yang harus diperhatikan satgas, seperti pelintas batas ilegal dan penyelundupan Sembako serta BBM. Hal ini merupakan tugas yang harus diselesaikan, kegiatan ilegal dapat diminimalisir serta dihilangkan dengan cara sosialisasi dan pendekatan kepada masyarakat.Laksanakan tugas dengan baik sesuai protap dan ketentuan yang berlaku. Kuasai tugas dan tanggung jawab terutama tentang penerapan prosedur pengamanan terhadap pelintas batas dan cara penanganannya bersama instansi terkait seperti imigrasi atau aparat dari instansi lainnya.
Pelajari karakteristik medan, adat istiadat, situasi dan kondisi daerah setempat sehingga tidak bertentangan dengan adat istiadat atau norma yang berlaku dalam masyarakat setempat. Tugas operasi bagi Satuan maupun prajurit TNI merupakan suatu kehormatan yang diberikan oleh bangsa dan negara yang harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dengan dilandasi semangat dan disiplin yang tinggi serta berpegang teguh pada norma-norma keprajuritan Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI dalam rangka untuk menjaga keutuhan wilayah NKRI, tegas Pangdam IX/Udayana dalam amanatnya yang dibacakan oleh Danrem 161/Wira Sakti.
Setelah diterima secara resmi, dilanjutkan dengan bersalam-salaman Danton keatas, sebagai ungkapan selamat datang oleh Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Achmad Yuliarto kepada Satgas Pamtas RI RDTL Yonif 514/Raider Kostrad,yang diikuti oleh para hadirin undangan lainnya.
Danrem 161/Wira Sakti kemudian memberikan pengarahan kepada seluruh anggota Satgas. Dalam kesempatan tersebut Danrem 161/Wira Sakti menekankan agar prajurit Yonif 514/Raider Kostrad dan perkuataannya harus melaksanakan tugas dengan sebaik mungkin, segera beradaptasi dengan lingkungan masyarakatnya. Kenali adat istiadat dan budaya setempat ,serta senantiasa menjunjung tinggi kearifan lokal yang ada. Menjalin komunikasi yang baik dengan segenap komponen masyarakat yang ada di perbatasan, serta bekerjasama dengan aparat keamanan dan dinas/instansi terkait baik di wilayah RI maupun RDTL.
Danrem 161/Wira Sakti juga menekankan agar prajurit tidak melakukan kegiatan illegal di perbatasan atau kegiatan pelanggaran lainnya yang dapat merugikan masyarakat dan citra TNI, serta selalu meningkatkan Keimanan dan Ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa
Selanjutnya Danlantamal VII Kupang Laksma TNI Teddy Muhibah menyampaikan kepada Satgas Pamtas RI RDTL Yonif 514/Raider Kostrad akan pentingnya kekompakan di tempat tugas, Hubungan TNI,Polri dan pemerintah daerah di wilayah perbatasan telah terjalin dengan sangat baik dan harmonis. Di perbatasan terdapat Pos TNI AL di Pos oepoli dan Pos
Atapupu, Jika berkaitan dengan masalah perairan agar bekerjasama dan berkoordinasi dengan kedua pos tersebut.
Sementara itu Kabinda NTT Brigjen TNI Edison Napitupulu berkesempatan juga memberikan pengarahan kepada Satgas pamtas bahwa tugas adalah kehormatan,oleh karena itu laksanakan tugas dengan baik dan dengan penuh rasa tanggung jawab. Kehadiran Satgas Pamtas RI RDTL di wilayah perbatasan harus dapat turut serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di perbatasan.Jaga nama baik satuan Yonif 514/Raider Kostrad, berbuatlah yang terbaik bagi masyarakat di perbatasan,
Hadir dalam kegiatan ini Danlantamal VII Kupang Laksma TNI Teddy Muhibah, Kabinda NTT Brigjen TNI Edison Napitupulu, Danbrigif 21/Komodo Kol Inf Reza Pahlevi, Asops Kasdam IX/Udayana Kol Inf Kunto, Para Kasi Korem 161/Wira Sakti, Para Asisten Lantamal VII Kupang, Para Dankasatdisjan jajaran Korem161/Wira Sakti, Para Pengurus Persit KCK Koorcabrem 161/Wira Sakti PD IX Udayana, Pengurus Jalasenastri Lantamal VII Kupang, para tokoh masyarakat,tokoh adat, tokoh agama dan tokoh pemuda, serta para tamu undangan lainnya di Kota Kupang dan sekitarnya.
Yonif 514/Raider Kostrad berasal dari Bondowoso Kodam V/Brawijaya (Jawa Timur), pada hari ini Sabtu ( 29/11) langsung memasuki kedudukan di sektor timur , sedangkan Yonif 744/SYB telah terlebih dahulu memasuki kedudukannya di sektor Barat pada Kamis ( 27/11) .
Satgas Pamtas RI RDTL ini terdiri dari Personil Yonif 514/Raider Kostrad, Yonif 744/SYB, serta mendapat bantuan perkuatan dari Kodam IX/Udayana (Bali) yang terdiri dari Tim Hubdam IX/Udayana, Tim Inteldam IX/Udayana dan Tim Pomdam IX/Udayana.
Satgas Pamtas RI RDTL akan digelar di 39 pos di sepanjang garis perbatasan di sektor barat dan sektor timur. Rencana Yonif 742/SWY yang telah selesai melaksanakan tugas selama kurang lebih 9 bulan, akan melaksanakan Upacara Pelepasan Purna Tugas pada Hari Rabu tanggal 3 Desember 2014 di Lantamal VII Kupang dan selanjutnya akan berlayar menuju induk pasukannya dengan menggunakan Kapal KRI Teluk Ratai. (
Langganan:
Postingan (Atom)



