Editor : Pendam IX/Udayana
Tanggal : 27 Oktober 2014
Danrindam
IX/Udayana, Kolonel inf Murlim Mariadi,S,IP mewakili Pangdam IX/Udayana
membuka Pendidikan Pertama Bintara TNI-AD Tahap I Tahun Anggaran 2014
di Lapangan Wira Yudha Bhakti Rindam IX/Udayana pada, Senin 27 Oktober
2014.
Pada kesempatan tersebut Danrindam membacakan amanat
Pangdam IX/Udayana menyampaikan dengan dibukanya pendidikan ini Pangdam
IX/ Udayana mengucapkan selamat datang, selamat belajar dan selamat
berlatih kepada seluruh prajurit siswa. Semoga pendidikan yang akan
berlangsung selama kurang lebih lima bulan dapat berjalan dengan aman,
lancar dan sukses.
Pendidikan Tahap I ini merupakan rangkaian
proses kegiatan pembentukan dasar keprajuritan bertujuan membentuk
siswa menjadi Bintara TNI Angkatan Darat yang memiliki sikap dan
perilaku sesuai jati diri prajurit Sapta Marga, menjunjung tinggi Sumpah
Prajurit serta memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar keprajuritan
sekaligus jasmani yang samapta. Untuk mencapai tujuan tersebut, dalam
pendidikan pembentukan ini akan diajarkan dan dilatihkan berbagai
materi ilmu dasar keprajuritan meliputi teknik dan taktik militer,
pembinaan kejuangan dan kepribadian serta pembinaan jasmani militer.
Pangdam
menekankan agar seluruh siswa dapat mengikuti seluruh rangkaian
kegiatan pendidikan ini dengan penuh kesungguhan serta tetap menjaga
stamina dan kesehatan. Demikian tegas Pangdam. (Pendam IX/Udayana).
Sabtu, 01 November 2014
Jumat, 26 September 2014
KASAD JENDERAL TNI GATOT NURMANTYO SERAHKAN JABATAN PANGKOSTRAD KEPADA LETJEN TNI MULYONO S IP 26 September 2014
Kepala
Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Gatot Nurmantyo secara resmi
menyerahkan jabatan Panglima Kostrad kepada Letjen TNI Mulyono, S.IP. Diikuti
5.279 prajurit, upacara serah terima jabatan ini berlangsung di Lapangan
tembak 600 Kartika, Markas Divisi Infanteri 1 Kostrad Cilodong, Depok,
Jum’at 26 September 2014.
Dalam upacara itu, ratusan alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang terdiri dari tank, meriam, anoa, helly bell, para motor, kendaraan komando, kendaraan pernika, kendaraan pertempuran jarak dekat dan sepeda motor lainnya, disiagakan. Sejumlah pejabat baik dari dalam negeri maupun luar negeri tampak hadir dalam acara yang berlangsung pagi ini.
Sekilas tentang perjalanan karier Panglima Kostrad yang baru, Letjen TNI Mulyono, S.IP. Jenderal yang lahir 53 tahun lalu di Boyolali itu merupakan lulusan Akmil tahun 1983 dan pertama berdinas sebagai Danton 1/B/712 Kodam VII/Wirabuana, pernah pula menjabat sebagai Danmentar Akmil selanjutnya Danrem 032/WBR Kodam I/BB.
Anugerah bintang satu diperoleh saat menjabat Wakil Komandan Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD). Dan jabatan bintang dua diperolehnya saat menjabat sebagai Wadan Kodiklat, Asops Kasad, dan Pangdam Jaya pada April lalu.
Kepala Penerangan Kostrad Letnan Kolonel Inf Hariyanto, mengatakan bahwa Upacara penyerahan jabatan Pangkostrad dilaksanakan secara bersamaan dengan penyerahan jabatan strategis lainnya yang ada di jajaran TNI AD. Yakni, Pangdam Jaya dari Letjen TNI Mulyono, S.IPkepada Mayjen TNI Agus Sutomo yang sebelumnya menjabat sebagai Danjen Kopassus. Pangdam I/BB dari Mayjen TNI Istu Hari Subagio dengan Mayjen TNI Winston P Simanjuntak yang sebelumnya menjabat sebagai Danpussensif.
Selanjutnya Mayjen TNI Istu Hari Subagio menempati jabatan baru menjadi Staf Khusus Panglima TNI, Pangdam IV/Diponegoro dari Mayjen TNI Sunindyo dengan jabatan baru menjadi TA pengkaji bidang strategi Lemhannas digantikan oleh Mayjen TNI Bayu Purwiyono yang sebelumnya menjabat sebagai Aslog Kasad,Pangdam IX/Udayana dari Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya dengan jabatan baru menjadi Koorsahli Panglima TNI digantikan oleh Mayjen TNI Torry Djohar Banguntoro yang sebelumnya menjabat sebagai TA. Pengkaji Bidang Strategi Lemhannas.
Pangdam XII/Tanjungpura dari Mayjen TNI A Ibrahim Saleh dengan jabatan baru staf khusus Panglima TNI digantikan oleh Mayjen TNI Toto Rinanto Sujiman yang sebelumnya menjabat TA. Pengajar bidang Padnas Lemhannas, Pangdam XVII/Cenderwasih dari Mayjen TNI Christian Zabua dengan jabatan baru menjadi staf khusus Kasad digantikan oleh Mayjen TNI Fransen G Siahaan yang sebelumnya menjabat Pangdivif 1 Kostrad.
Lebih lanjut Kapen Kostrad mengatakan bahwa Rangkaian upacara tersebut diawali dengan acara Penyerahan Jabatan Pangkostrad dan acara tambahan yang terdiri atas: Rampak gendang, Beladiri Militer (BDM), Fastroping Mobud, Free Fall, Defile dan diakhiiri dengan Lepas Sambut. Pada upacara kali ini juga diwarnai dengan lomba BDM Yongmoodo secara massal yang diikuti oleh 30 satuan Batalyon Kostrad.
Dalam upacara itu, ratusan alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang terdiri dari tank, meriam, anoa, helly bell, para motor, kendaraan komando, kendaraan pernika, kendaraan pertempuran jarak dekat dan sepeda motor lainnya, disiagakan. Sejumlah pejabat baik dari dalam negeri maupun luar negeri tampak hadir dalam acara yang berlangsung pagi ini.
Sekilas tentang perjalanan karier Panglima Kostrad yang baru, Letjen TNI Mulyono, S.IP. Jenderal yang lahir 53 tahun lalu di Boyolali itu merupakan lulusan Akmil tahun 1983 dan pertama berdinas sebagai Danton 1/B/712 Kodam VII/Wirabuana, pernah pula menjabat sebagai Danmentar Akmil selanjutnya Danrem 032/WBR Kodam I/BB.
Anugerah bintang satu diperoleh saat menjabat Wakil Komandan Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD). Dan jabatan bintang dua diperolehnya saat menjabat sebagai Wadan Kodiklat, Asops Kasad, dan Pangdam Jaya pada April lalu.
Kepala Penerangan Kostrad Letnan Kolonel Inf Hariyanto, mengatakan bahwa Upacara penyerahan jabatan Pangkostrad dilaksanakan secara bersamaan dengan penyerahan jabatan strategis lainnya yang ada di jajaran TNI AD. Yakni, Pangdam Jaya dari Letjen TNI Mulyono, S.IPkepada Mayjen TNI Agus Sutomo yang sebelumnya menjabat sebagai Danjen Kopassus. Pangdam I/BB dari Mayjen TNI Istu Hari Subagio dengan Mayjen TNI Winston P Simanjuntak yang sebelumnya menjabat sebagai Danpussensif.
Selanjutnya Mayjen TNI Istu Hari Subagio menempati jabatan baru menjadi Staf Khusus Panglima TNI, Pangdam IV/Diponegoro dari Mayjen TNI Sunindyo dengan jabatan baru menjadi TA pengkaji bidang strategi Lemhannas digantikan oleh Mayjen TNI Bayu Purwiyono yang sebelumnya menjabat sebagai Aslog Kasad,Pangdam IX/Udayana dari Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya dengan jabatan baru menjadi Koorsahli Panglima TNI digantikan oleh Mayjen TNI Torry Djohar Banguntoro yang sebelumnya menjabat sebagai TA. Pengkaji Bidang Strategi Lemhannas.
Pangdam XII/Tanjungpura dari Mayjen TNI A Ibrahim Saleh dengan jabatan baru staf khusus Panglima TNI digantikan oleh Mayjen TNI Toto Rinanto Sujiman yang sebelumnya menjabat TA. Pengajar bidang Padnas Lemhannas, Pangdam XVII/Cenderwasih dari Mayjen TNI Christian Zabua dengan jabatan baru menjadi staf khusus Kasad digantikan oleh Mayjen TNI Fransen G Siahaan yang sebelumnya menjabat Pangdivif 1 Kostrad.
Lebih lanjut Kapen Kostrad mengatakan bahwa Rangkaian upacara tersebut diawali dengan acara Penyerahan Jabatan Pangkostrad dan acara tambahan yang terdiri atas: Rampak gendang, Beladiri Militer (BDM), Fastroping Mobud, Free Fall, Defile dan diakhiiri dengan Lepas Sambut. Pada upacara kali ini juga diwarnai dengan lomba BDM Yongmoodo secara massal yang diikuti oleh 30 satuan Batalyon Kostrad.
Selasa, 02 September 2014
Sertijab Komandan Batalyon Inf 743 PSY Pendam IX Udayana
Pendam IX/Udayana
2 September 2014
2 September 2014
Danbrigif 21 Komodo dengan prestasi, kinerja dan loyalitas kepada Negara dan satuan. Ini
akan membawa prajurit itu kepada jabatan yang lebih tinggi.
Upacara Serah terima jabatan Komandan Batalyon Infanteri 743/PSY dari Letkol Inf Budi Prasetyo kepada Mayor Inf Fierman Sjafirial Agustus. Upacara ini dilaksanakan di lapangan Brigif 21/Komodo dan sebagai Inspektur Upacara adalah Komandan Brigif 21/Komodo.
Pada kesempatan malam harinya acara dilanjutkan dengan acara malam akrab lepas sambut yang bertempat di Markas Brigif 21/Komodo. Acara ini sebagai simbol perpisahan dari Komandan Batalyon yang lama yaitu Letkol Inf Budi Prasetyo dan menyambut datangnya Komandan baru ,Mayor Inf Fierman Sjafirial Agustus. Acara ini dihadiri oleh Komandan Brigif 21/Komodo Kol inf E. Reza Pahlevi, Kasbrigif 21/Komodo Letkol Inf Suyitno S.ip , Danyonif 744/SYB Letkol Inf Yudi Gumilar S.Pd ,warga Denma Brigif serta seluruh warga Yonif 743/PSY beserta keluarga.
Upacara Serah terima jabatan Komandan Batalyon Infanteri 743/PSY dari Letkol Inf Budi Prasetyo kepada Mayor Inf Fierman Sjafirial Agustus. Upacara ini dilaksanakan di lapangan Brigif 21/Komodo dan sebagai Inspektur Upacara adalah Komandan Brigif 21/Komodo.
Pada kesempatan malam harinya acara dilanjutkan dengan acara malam akrab lepas sambut yang bertempat di Markas Brigif 21/Komodo. Acara ini sebagai simbol perpisahan dari Komandan Batalyon yang lama yaitu Letkol Inf Budi Prasetyo dan menyambut datangnya Komandan baru ,Mayor Inf Fierman Sjafirial Agustus. Acara ini dihadiri oleh Komandan Brigif 21/Komodo Kol inf E. Reza Pahlevi, Kasbrigif 21/Komodo Letkol Inf Suyitno S.ip , Danyonif 744/SYB Letkol Inf Yudi Gumilar S.Pd ,warga Denma Brigif serta seluruh warga Yonif 743/PSY beserta keluarga.
Sertijab Komandan Batalyon Inf 743 PSY 31 Agustus 2014
Karier seorang prajurit akan
bertambah tinggi seiring dengan prestasi, kinerja dan loyalitas kepada Negara
dan satuan. Ini akan membawa prajurit itu kepada jabatan yang lebih tinggi.
Pada Hari Sabtu,
30 Agustus 2014 dilaksanakan Upacara Serah terima jabatan Komandan Batalyon
Infanteri 743/PSY dari Letkol Inf Budi Prasetyo,S.IP kepada Mayor Inf Fierman
Sjafirial Agustus. Upacara ini dilaksanakan di lapangan Brigif 21/Komodo dan
sebagai Inspektur Upacara adalah Komandan Brigif 21/Komodo.
Pada
kesempatan malam harinya acara dilanjutkan dengan acara malam akrab lepas
sambut yang bertempat di Markas Brigif 21/Komodo. Acara ini sebagai simbol perpisahan
dari Komandan Batalyon yang lama yaitu Letkol Inf Budi Prasetyo S.IP dan menyambut
datangnya Komandan baru ,Mayor Inf Fierman Sjafirial Agustus. Acara ini
dihadiri oleh Komandan Brigif 21/Komodo Kolonel Inf E. Reza Pahlevi, S.IP, Kasbrigif
21/Komodo Letkol Inf Suyitno S.IP , Danyonif 744/SYB Letkol Inf Yudi Gumilar
S.Pd ,warga Denma Brigif serta seluruh warga Yonif 743/PSY beserta keluarga.
Senin, 21 Juli 2014
LATIHAN UJI SIAP TEMPUR YONIF 744 SATYA YUDHA BHAKTI 20 Juli 2014
Yonif 744/SYB menggelar latihan uji siap tempur tingkat Kompi yang diikutu oleh 3 Kompi bertempat di Desa Dafala Komplek pada Jumat (18/7).
Tiga Kompi Yonif 744/SYB melaksanakan Operasi Lawan Insurjen di Dafala komplek mulai tanggal 15 sampai dengan 18 Juli 2014. Mereka mencari, mendekati dan menghancurkan GPK yang berusaha mengganggu kedaulatan NKRI di perbatasan RI-RDTL. Operasi ini berhasil menghancurkan kelompok-kelompok GPK yang akhirnya tersudut di beberapa kampung sehingga akhirnya Danyonif 744/SYB memerintahkan pelaksanaan serangan pemukiman yang berhasil menghancurkan seluruh GPK dengan tuntas.“ Semua prajurit yang terlibat dalam UST Ki harus bersungguh-sungguh, jangan menjadikan puasa sebagai halangan, ini kesempatan mengukur kemampuan prajurit dan satuan tingkat kompi dalam melaksanakan operasi di saat kalian puasa”. Demikian pengarahan Danbrigif 21/Komodo kepada peserta UST Tk. Kompi Yonif 744/SYB.
Selama 4 hari pelaksanaan UST Tk. Kompi Yonif 744/SYB dapat berjalan dengan baik dan aman. Materi yang dilaksanakan adalah materi kompi dalam lawan insurjen yaitu Patkam, Wandang Ran, Wandang Jalan Kaki, Patgap dan Sermukim, serta materi tambahan untuk menyiapkan pratugas yaitu Pos Dal Duk, Teknik Sweeping Darat dan Pam RPU. Pendam IX/Udayana.
ANGGOTA KOREM 162/WB TURUT BERPARTISIPASI MENYUMBANGKAN DARAHNYA
Mengingat kurangnya pasokan darah yang ada di PMI Prov. NTB, sementara
kebutuhan darah khususnya pada bulan Ramadhan meningkat. Hal tersebut
membuat Korem 162/WB, PSMTI NTB, organisasi lintas Agama, RS Harapan
Keluarga, dan Vihara Avalokitesvara serta DOM menggelar kegiatan donor
darah. Dari kegiatan donor darah tersebut diperoleh kurang lebih 300
kantong darah kemudian kantong-kantong darah yang semula ditargetnya
dapat diperoleh sekitar 500 kantong ini selanjutnya akan diserahkan
kepada PMI Prov. NTB.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus dilaksanakan sehingga kedepan
masyarakat khususnya masyarakat yang ada di wilayah NTB yang nantinya
membutuhkan bantuan darah tidak merasa kesulitan untuk mendapatkan
bantuan darah, selain itu kegiatan ini juga diharapkan mempu menggugah
masyarakat lainnya untuk ikut menyumbangkan darahnya demi membantu
sesama, karena kita sadari bersama bahwa kita semua bersaudara dan
setetas darah yang anda sumbangkan dapat menyelamatkan orang lain.
Dengan adanya kegiatan donor darah ini, kita juga berharap tali
silaturrahmi antar sesama umat dapat berjalan dengan baik, dan
kerukunan antar umat beragama dapat terus terjaga, sehingga dapat
tercipta keamanan dan kedamaian wilayah NTB
Panglima TNI Gelar Pertemuan Bersama Beberapa Gubernur Selasa, 22 Juli 2014
(Puspen TNI)--Panglima
TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko didampingi Kasum TNI Laksdya TNI Ade
Supandi, S.E., Koorsahli Panglima TNI, para Asisten Panglima TNI dan
Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Fuad Basya, menggelar pertemuan bersama
beberapa Gubernur yang tergabung dalam Pengurus Asosiasi Pemerintah
Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI), di Kantor Panglima TNI, Jalan Medan
Merdeka Barat No 2, Jakarta, Senin sore (21/7/2014).
Dalam pertemuan tersebut, Panglima TNI menjelaskan, seluruh Gubernur yang hadir telah menyampaikan perkembangan situasi di daerahnya masing-masing. Dari hasil laporan, diperoleh informasi bahwa menjelang penetapan suara Pilpres 2014, perkembangan di masing-masing daerah dalam situasi cukup kondusif.
Panglima TNI berharap, situasi yang tidak jauh berbeda juga dapat berlangsung pada puncak penetapan hasil penghitungan suara di Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada hari Selasa, 22 Juli 2014. “Semua sudah dalam posisi persiapan yang baik. Semua berjalan dengan aman dan tidak terjadi sesuatu”, ujar Jenderal Moeldoko.
Sementara itu, pada kesempatan yang sama Ketua APPSI, Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, S.H.,M.Si.,M.H., yang sehari-hari menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Selatan itu menjelaskan, pertemuan dengan Panglima TNI sengaja digagas oleh APPSI. "Kami memberikan gambaran situasi, sosial dan politik. Intinya suasana di masing-masing daerah sangat aman, damai dan terkendali. Semua tidak terlepas dari hadirnya aparat, baik itu dari TNI maupun kepolisian," kata Syahrul.
Selain Syahrul Yasin Limpo, Gubernur yang hadir dalam pertemuan itu, yakni Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, Gubernur Kaltim Awang Farouk Ishak, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang dan Gubernur Maluku Said Assegaf.
Dalam pertemuan tersebut, Panglima TNI menjelaskan, seluruh Gubernur yang hadir telah menyampaikan perkembangan situasi di daerahnya masing-masing. Dari hasil laporan, diperoleh informasi bahwa menjelang penetapan suara Pilpres 2014, perkembangan di masing-masing daerah dalam situasi cukup kondusif.
Panglima TNI berharap, situasi yang tidak jauh berbeda juga dapat berlangsung pada puncak penetapan hasil penghitungan suara di Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada hari Selasa, 22 Juli 2014. “Semua sudah dalam posisi persiapan yang baik. Semua berjalan dengan aman dan tidak terjadi sesuatu”, ujar Jenderal Moeldoko.
Sementara itu, pada kesempatan yang sama Ketua APPSI, Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, S.H.,M.Si.,M.H., yang sehari-hari menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Selatan itu menjelaskan, pertemuan dengan Panglima TNI sengaja digagas oleh APPSI. "Kami memberikan gambaran situasi, sosial dan politik. Intinya suasana di masing-masing daerah sangat aman, damai dan terkendali. Semua tidak terlepas dari hadirnya aparat, baik itu dari TNI maupun kepolisian," kata Syahrul.
Selain Syahrul Yasin Limpo, Gubernur yang hadir dalam pertemuan itu, yakni Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, Gubernur Kaltim Awang Farouk Ishak, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang dan Gubernur Maluku Said Assegaf.
Autentikasi :Puspen TNI
Nomor : SP-219/VII/2014/Pen
Jakarta, 21 Juli 2014
Jakarta, 21 Juli 2014
Langganan:
Postingan (Atom)

